Lieber berkata material baru ini tidak bersifat sebagai perekat, karena hanya bagian yang patah atau putus saja yang bisa menyambung kembali. Permukaan patahan masih dapat saling menyambung utuh kembali jika direkatkan dalam jangka waktu kurang dari satu minggu pada suhu kamar.Dari sudut pandang ilmu kimia, menggunakan turunan asam lemak untuk menyusun material multifungsi dan gugus fungsional baru yang mampu dihubungkan dengan ikatan hidrogen telah membuka jalan lebar bagi pengembangan ilmu material, kata Leiber.Gambar senyawa penyusun dari jaringan supramolekul dengan kemampuan memperbaiki diri yang tersusun dari molekul asam lemak yang mengandung kombinasi dari 3 amides-amidoethyl imidazolidone (kiri atas), di(amidoethyl) urea (kanan atas), and diamidotetraethyl triurea.Kimiawan polimer Krzysztof Matyjaszewski dari Carnegie Mellon University memberikan pujian kepada para peneliti karena menggunakan bahan baku yang terbarukan dan sederhana yaitu minyak nabati sebagai sumber dari asam lemak. Dia berkata, selama ini material yang dapat memperbaiki diri sangat tergantung dari senyawa kimia dan proses pembuatan yang kompleks.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
