Bermain mengandung aspek kegembiraan, kelegaan, kenikmatan yang intensif, bebas dari tegangan atau kedudukan, dan bersifat memerdekakan jiwa. Permainan sangat erat dengan ekspresi diri, spontanitas, serta melatih pribadi untuk siap melewati persaingan, menerima kemenangan sekaligus siap menerima kekalahan, dan aktualisasi diri. Oleh karena itu, permainan bersifat mendewasakan siswa. Melalui bermain, seorang siswa belajar banyak tentang kehidupan, baik itu belajar kemandirian, keberanian, sosialisasi, kepemimpinan, dan menyadari arti eksistensi dirinya.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
