The culture existed in the form of the idea is the set of cultural ideas, ideas, values, norms, rules, and so forth which is abstract; can not be touched or touched. If the community expressed their ideas in the form of writing, then the location of that ideal culture are in the bouquet and the books by the authors of these citizens. The school is an educational institution that provides insight into the knowledge of the cultures of the world. One of language learning Stations applying cultural infusion system on student language Stations books. On the topic of The enchanted fish is a manifestation of the idea of culture which includes foklor. Form of cultural ideas on BSE Language Ingris class XI SMA/SMK/MA with the topic of The enchanted fish is foklor of negra German adaptation on a fairy tale with the original title The Fisherman and His Wife. Endraswara (2010:3-4), explaining that folklore is a manifestation of culture and passed on orally oral (oral) and useful for his supporters. Further, folklore also include a variety of things, such as knowledge, assumptions, behavior, ethics, feelings, beliefs and practices of traditional life, and have a specific function for the owner. The story of The enchanted fish is a folk story depicting the life of a fisherman and his wife are greedy. There are some cultural elements contained in the foklor. Foklor presented in the textbook language Ingris gives an overview that language Ingris pembelajran slipped the cultural elements that can give pemahan in General. Folklore has usefulness as tools of educators, solace, social protest, and pent-up desire projection. Example foklor like a magic fish stories depicting the life of fishermen who are always overshadowed by poverty.Folklor juga bersifat polos dan lugu, sehingga seringkali kelihatannya kasar, terlalu spontan. Hal ini dapat dimengerti apabila mengingat bahwa banyak folklor merupakan proyeksi emosi manusia yang paling jujur manisfestasinya. Pada kalimat “When the fisherman went home to his wife, he told her everything that had happened and how, on hearing it speak, he had let it go again. When the fisherman went home to his wife, he told her everything that had happened and how, on hearing it speak, he had let it go again. “wow! this will feed us for days” much to his surprise the fish started to talk and said, “pray, let me live! I am not real fish; I am an enchanted.” menguraikan suatu cerita yang mendeskripsikan pikiran istri nelayan yang percaya bahwa ikan ajaib yang diceritakan oleh suaminya akan memberikan dia keuntung. Istri nelayan mempunyai keyakinan bahwa ikan itu bukan ikan biasa. Pada esensinya kepercayaan/keyakinan dari suatu kebudayaan berfungsi untuk pemenuhan kebutuhan manusia akan hubungan atau kesatuannya dengan Tuhan pencipta alam semesta dengan segala isinya akan tetapi dimasyarakat juga dihubungkan dengan hal-hal lain seperti percaya gaib. Nelayan sangat menyadari akan eksistensi kehidupan mereka dengan eksistensi kehidupan makhluk lainnya dalam kebersamaan di bumi yang sama. Pada buku elektronik bahasa Ingris memasukan unsur-unsur kebudaya yang ada dimasyarakat berbentuk foklor (cerita rakyat). Hal ini dilakukan agar siswa dapat mengetahui tentang beberapa kebudayaan yang ada di dunia.Kemiskinan nelayan ditengarai disebabkan oleh tidak terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat, antara lain kebutuhan akan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, inftastruktur. Di samping itu, kurangnya kesempatan berusaha, kurangnya akses terhadap informasi, teknologi dan permodalan, budaya dan gaya hidup yang cenderung boros, menyebabkan posisi tawar masyarakat miskin semakin lemah. Diantara kategori pekerjaan terkait dengan kemiskinan, nelayan sering disebut sebagai masyarakat termiskin dari kelompok masyarakat lainnya (the poorest of the poor). Masalah kemiskinan nelayan merupakan masalah yang bersifat multidimensi sehingga untuk menyelesaikannya diperlukan solusi yang menyeluruh, dan bukan solusi secara parsial. Oleh karena itu, harus diketahui akar masalah yang menjadi penyebab terjadinya kemiskinan pada nelayan. Terdapat beberapa aspek yang menyebabkan terpeliharanya kemiskinan nelayan atau masyarakat pinggiran pantai, diantaranya; Kebijakan pemerintah yang tidak memihak masyarakat miskin, banyak kebijakan terkait penanggulangan kemiskinan bersifat top down dan selalu menjadikan masyarakat sebagai objek, bukan subjek. Kondisi bergantung pada musim sangat berpengaruh pada tingkat kesejahteraan nelayan, terkadang beberapa pekan nelayan tidak melaut dikarenakan musim yang tidak menentu.Pada kalimat We are poor and I am so miserable. You should have asked for nice cottage. Now go back and ask the fish that we want a snug little cottage menggambarkan kehidupan ekonomi para nelayan pada umumnya sering terikat dalam suatu kemiskinan. Rumah tempat tinggal yang mereka
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
