dari perspektif metodik, pesantren terpolarisasi menjadi tiga kelompok: kelompok pesantren yang hanya menggunakan metode yang bersifat tradisonal dalam mengajarkan kitab-kitab islam klasik, kelompok pesantren yang hanya menggunakan metode-metode hasil penyesuaian dengan metode yang dikembangkan pendidikan formal, dan kelompok pesantren yang menggunakan metode-metode yang bersifat tradisional dan mengadakan penyesuaian dengan metode pendidikan yang dipakai dalam lembaga pendidikan formal