Senjata Kujang awalnya digunakan sebagai alat pertanian oleh masyaraka terjemahan - Senjata Kujang awalnya digunakan sebagai alat pertanian oleh masyaraka Prancis Bagaimana mengatakan

Senjata Kujang awalnya digunakan se

Senjata Kujang awalnya digunakan sebagai alat pertanian oleh masyarakat suku Sunda pada jaman dahulu namun, saat adanya penjajahan oleh bangsa asing senjata tersebut akhirnya dijadikan sebagai senjata untuk melawan dan mengusir para penjajah karena memang pada masa itu rakyat Indonesia sendiri termasuk yang ada di suku Sunda belum memiliki persenjataan yang lengkap dan modern sehingga mereka menggunakan alat seadanya untuk melakukan peperangan.

Namun, meski begitu ternyata terbukti bahywa para pejuang mampu melawan penjajah dan mengambil kembali kekuasaan wilayah Indinesia meski hanya menggunakan senjata sederhana. Oleh sebab itu senjata Kujang tersebut dijadikan sebagai pusaka.

Untuk menghormati sejarah tersebut, pada bangunan atau tugu simbol Kota Bogor tersebut dibuatkan ornament Kujang yang berdiri kokoh dengan berat sekitar 800 kg dan dengan tinggi 7 meter. Agar ornamen pusaka tersebut semakin menarik maka dilapisi dengan bahan stainless stell, tembaga, dan bahan kuningan.

Hingga kini Tugu Kujang tersebut dikenal sebagai lambang kota Bogor dan tetap berdiri megah. Selain itu dibelakang Tugu Kujang terlihat pemandangan Gunung Salak yang menjadikannya semakin indah dipandang. Untuk melestarikannya, tugu tersebut juga terus dilakukan perawatan agar terjaga kelestarian dan kekokohan bangunan tersebut.
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Prancis) 1: [Salinan]
Disalin!
L’arme à l’origine servait agriculture Kujang outils sundanais communautaire dans l’antiquité, cependant, lorsque l’existence d’une occupation par une nation étrangère qui arme finalement était utilisé comme une arme pour combattre et repousser les envahisseurs, car dans ce temps-là les gens propres Indonésie notamment dans la tribu de Sundanese n’a pas encore un armement moderne et complet donc ils utilisent l’outil mis à en découdre.Toutefois, même si il s’avère évident bahywa que les combattants ont réussi à repousser les envahisseurs et reprendre les pouvoirs des régions Indinesia cependant n’utilisent des armes simples. Par conséquent, les armes de Kujang comme héritages.En l’honneur de l’histoire, sur un bâtiment ou un monument symbole de la Bogor créé ornement Kujang permanent foursquare avec un poids d’environ 800 kg et une hauteur de 7 mètres. Afin que l’ornement de l’héritage le plus intéressant puis recouvert d’acier inoxydable, cuivre et des matériaux en laiton.Jusqu’ici le Monument de Kujang, connu comme le blason de la ville de Bogor et encore des peuplements. En outre, derrière le Monument visible vue de Mont Salak Kujang rend plus beau est considéré. Afin de préserver le monument, continuer à faire l’entretien afin d’éveiller la durabilité et la solidité du bâtiment.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: