Salah satu pandangan berusaha mementahkan ajakan formalisasi syariat I terjemahan - Salah satu pandangan berusaha mementahkan ajakan formalisasi syariat I Melayu Bagaimana mengatakan

Salah satu pandangan berusaha memen

Salah satu pandangan berusaha mementahkan ajakan formalisasi syariat Islam. Penolakan formalisasi syariah ini diungkapkan dengan berbagai argumentasi dan dalil. Misalnya, ada yang mengatakan bahwa Indonesia adalah masyarakat plural, tidak hanya muslim, maka formalisasi syariat Islam yang berlaku umum tidak dapat diterima. Bahkan ada yang mempertanyakan, kalau mau memformalisasikan syariat Islam, syariat Islam yang mana? Bukankah varian pemahaman umat Islam Islam tentang syariat Islam sifat beragam tidak tunggal? Ada pula yang menyatakan bahwa formalisasi syariat Islam berarti intervensi negara terhadap kehidupan beragama yang seharusnya bersifat privat dan individual. Ada pula yang menolak formalisasi syariat Islam karena syariat Islam tidak sesuai dengan modernitas dan kehidupan publik, misalnya Hukum Internasional, Hak-Hak Asasi Manusia, Demokrasi, dan sebagainya
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Melayu) 1: [Salinan]
Disalin!
Satu paparan cuba untuk menangani formalisasi panggilan dalam fiqh Islam. Penolakan Syariah formalisasi didedahkan dengan pelbagai hujah dan bukti. Sebagai contoh, ada yang mengatakan bahawa Indonesia merupakan masyarakat majmuk, bukan sahaja orang Islam, maka formalisasi fiqh Islam yang digunakan adalah tidak diterima oleh. Walaupun ada soalan, jika hendak termaktub dalam fiqh Islam, fiqh Islam yang? Bukankah variasi Kefahaman Islam umat Islam tentang pelbagai jenis Islam bukanlah satu? Ada juga pepatah yang bermaksud Syariah formalisasi Negeri campur tangan terhadap kehidupan beragama yang sepatutnya peribadi dan individu dalam alam semula jadi. Terdapat juga satu formalisasi yang ditolak dalam Islam kerana Syariah tidak sesuai dengan kemodenan dan kehidupan masyarakat, sebagai contoh, Antarabangsa undang-undang, hak asasi manusia, demokrasi dan sebagainya.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
Hasil (Melayu) 2:[Salinan]
Disalin!
Salah satu pandangan berusaha mematahkan ajakan formalisasi syariat Islam. Penafian formalisasi syariah ini didedahkan dengan pelbagai hujah dan dalil. Misalnya, ada yang mengatakan bahawa Indonesia adalah masyarakat plural, tidak hanya muslim, maka formalisasi syariat Islam yang berlaku umum tidak dapat diterima. Bahkan ada yang mempersoalkan, kalau mau memformalisasikan syariat Islam, syariat Islam yang mana? Bukankah varian pemahaman umat Islam Islam tentang syariat Islam sifat berbeza-beza tidak tunggal? Ada pula yang menyatakan bahawa formalisasi syariat Islam bererti campur tangan negara terhadap kehidupan beragama yang seharusnya bersifat persendirian dan individu. Ada pula yang menolak formalisasi syariat Islam kerana syariat Islam tidak sesuai dengan kemodenan dan kehidupan awam, misalnya Undang-undang Antarabangsa, Hak-Hak Asasi Manusia, Demokrasi, dan sebagainya
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: