2.4 Terapi Musik ReligiTerapi musik sejauh ini didefinisikan sebagai s terjemahan - 2.4 Terapi Musik ReligiTerapi musik sejauh ini didefinisikan sebagai s Inggris Bagaimana mengatakan

2.4 Terapi Musik ReligiTerapi musik

2.4 Terapi Musik Religi
Terapi musik sejauh ini didefinisikan sebagai sebuah aktivitas terapiutik yang menggunakan musik sebagai media untuk memperbaiki, memelihara, mengembangkan mental, fisik, dan kesehatan emosi. Disamping kemampuan nonverbal, kreativitas dan rasa yang alamiah dari musik juga sebagai fasilitator untuk menjalin hubungan, ekspresi diri, komunikasi, dan pertumbuhan pada penggunanya. Pada tahap selanjutnya, terapi musik difungsikan untuk memperbaiki kesehatan fisik, interaksi social, hubungan interpersonal, ekspresi emosi, dan meningkatkan kesadaran diri. (Djohan, 2009: 240).
Dapat dikatakan bahwa terapi musik merupakan sebuah aplikasi yang unik dalam membantu meningkatkan kualitas hidup seseorang dengan menghasilkan perubahan-perubahan positif dalam perilakunya (Staum, 1997 dalam Djohan, 2009: 241).
Musik pada hakekatnya dapat menerobos kondisi kesadaran seseorang dan menghantar ke tempat-tempat yang sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Proses yang melebihi materi kedunawian ini menimbulkan respons psiko-fisiologis saat kondisi seseorang berubah. Bila seseorang menggunakan musik untuk relaksasi, maka pikiran abstraknya akan bergeser ke kondisi normal. Ketika proses ini berlanjut, ia akan mengikuti sisa kondisi kesadaran, meningkatkan fase sensori, mimpi, trance, kondisi meditative, dan terpesona (Djohan, 2009: 244).
Pada tahap kesadaran, “waktu” dapat menimbulkan pemahaman yang berbeda bagi setiap individu. Seringkali sebelum sesi terapi, orang telah kehilangan kesadaran atas “waktu”. Dengan memperluas periodisasi ini maka akan membantu mereka mengurangi perasaan distress, kecemasan, rasa takut, dan rasa sakit (Djohan, 2009: 244).
Pada prinsipnya, terapi musik adalah tipe terapi non-verbal yang berbeda dengan terapi konvensional (konseling) lainnya dimana klien diminta mengutarakan perasaan dan menceritakan pengalaman hidupnya. Musik memberikan alternative bagi terapi konvensional dan mencukupi klien dengan beberapa keunggulan seperti:
1. Berpikir dan merasakan secara langsung.
2. Memiliki kesempatan “mengisi” perasaan untuk beberapa periode sehingga bisa dieksplorasi, diuji, dan diolah lewat kerja sama dengan terapis.
3. Mengkondisikan ekspresi pikiran dan perasaan secara non-verbal yang belum pernah dirasakan klien karena kebiasaan berekspresi secara verbal.
4. Memperoleh asosiasi yang tidak dapat diakses melalui pemahaman verbal.
5. Memperoleh keuntungan fisiologis secara langsung dibandingkan metode verbal. Kebebasan mengeksplorasi dan mencoba berbagai solusi terhadap pikiran dan perasaan dalam menyelesaikan masalah melalui cara-cara yang kreatif. (Djohan, 2009: 245)
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Inggris) 1: [Salinan]
Disalin!
2.4 Religious Music TherapyMusic therapy has so far defined as an terapiutik activity that uses music as a medium for repairing, maintaining, developing mental, physical, and emotional health. Nonverbal abilities aside, creativity and a sense of the nature of the music as well as a facilitator to establish rapport, self-expression, communication, and growth at its users. At later stages, music therapy is used to improve the physical health, social interaction, interpersonal relationships, expression of emotions, and increased self-awareness. (Djohan, 2009: 240).It can be said that music therapy is an application that is unique in helping improve the quality of someone's life by producing positive changes in behaviour (Staum, 1997 in Djohan, 2009: 241).Music can be break through one's State of consciousness and sent to the same places once unimaginable before. The process that exceeds the material kedunawian this raises the psycho-physiological response when someone's condition changed. When someone uses music for relaxation, the mind abstraknya will be shifted to normal conditions. When this process continues, he will follow the rest of the State of consciousness, enhance knowledge phase, dream, trance, meditative state, and charmed (Djohan, 2009: 244).At the stage of consciousness, "time" can lead to an understanding that different for each individual. Often before therapy sessions, the person has lost consciousness over "time". By expanding this periodization then would help them reduce the feeling of distress, anxiety, fear, and pain (Djohan, 2009: 244).In principle, music therapy is a type of non-verbal therapy that is different to conventional therapy (counseling) other clients were asked which expresses the feelings and recount the experience of his life. Music provides an alternative to conventional therapies and sufficient client with several advantages such as:1. think and feel directly.2. have a chance to "fill up" feeling for some period so that it can be explored, tested, and processed through a partnership with the therapist.3. customize the expression of thoughts and feelings in a non-verbal who has never felt a client due to the habit of expression verbally.4. Obtain the Association cannot be accessed through the verbal understanding.5. physiological benefits directly comparable verbal method. Freedom to explore and try different solutions to your thoughts and feelings in solving problems through creative ways. (Djohan, 2009: 245)
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: