4. Pilar IV Aspek Pengguna JalanPada pilar IV aspek pengguna jalan dap terjemahan - 4. Pilar IV Aspek Pengguna JalanPada pilar IV aspek pengguna jalan dap Inggris Bagaimana mengatakan

4. Pilar IV Aspek Pengguna JalanPad

4. Pilar IV Aspek Pengguna Jalan
Pada pilar IV aspek pengguna jalan dapat diketahui kondisi keselamatannya dengan data pelanggaran lalu lintas berikut ini:
a. Perilaku Pejalan Kaki
Pengamatan perilaku pejalan kaki dilakukan di kawasan CBD Kota Palembang.

Dilihat dari ketaatan pejalan kaki yang tidak mengikuti aturan sebesar 43 % pejalan kaki berlari saat menyeberang, yang tidak berjalan di trotoar sebesar 23 %, dan tidak menyeberang di tempatnya sebesar 26 %. Sehingga untuk meminimalisir resiko kecelakaan perlu diadakan sosialisasi keselamatan bagi pejalan kaki di kawasan simpang tersebut agar dapat mengurangi resiko kecelakaan. Dari hasil analisis perilaku pejalan kaki di Kawasan Simpang Charitas Kota Palembang, yang merupakan kawasan CBD, disimpulkan bahwa pada kawasan tersebut terjadi peak hour (jam sibuk), menit ke 15 sampai menit ke 45 yaitu sebesar 27 % pejalan kaki melintas di sekitar kawasan tersebut pada jam 7.45 WIB sehingga cukup padat pada kawasan tersebut, selain itu daerah Central Bussiness District (CBD) juga perlu diadakan adanya penangan khusus, buat pejalan kaki jika terjadi peningkatan volume pejalan kaki sewaktu – waktu, dari penataan desain ulang trotoar hingga pengaturan sirkulasi pejalan kaki yang melintas karena dapat pengaruhi volume pejalan kaki di kawasan tersebut.
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Inggris) 1: [Salinan]
Disalin!
4. Pilar IV Aspek Pengguna JalanPada pilar IV aspek pengguna jalan dapat diketahui kondisi keselamatannya dengan data pelanggaran lalu lintas berikut ini:a. Perilaku Pejalan KakiPengamatan perilaku pejalan kaki dilakukan di kawasan CBD Kota Palembang.Dilihat dari ketaatan pejalan kaki yang tidak mengikuti aturan sebesar 43 % pejalan kaki berlari saat menyeberang, yang tidak berjalan di trotoar sebesar 23 %, dan tidak menyeberang di tempatnya sebesar 26 %. Sehingga untuk meminimalisir resiko kecelakaan perlu diadakan sosialisasi keselamatan bagi pejalan kaki di kawasan simpang tersebut agar dapat mengurangi resiko kecelakaan. Dari hasil analisis perilaku pejalan kaki di Kawasan Simpang Charitas Kota Palembang, yang merupakan kawasan CBD, disimpulkan bahwa pada kawasan tersebut terjadi peak hour (jam sibuk), menit ke 15 sampai menit ke 45 yaitu sebesar 27 % pejalan kaki melintas di sekitar kawasan tersebut pada jam 7.45 WIB sehingga cukup padat pada kawasan tersebut, selain itu daerah Central Bussiness District (CBD) juga perlu diadakan adanya penangan khusus, buat pejalan kaki jika terjadi peningkatan volume pejalan kaki sewaktu – waktu, dari penataan desain ulang trotoar hingga pengaturan sirkulasi pejalan kaki yang melintas karena dapat pengaruhi volume pejalan kaki di kawasan tersebut.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
Hasil (Inggris) 2:[Salinan]
Disalin!
4. Pillar IV Aspects of Road Users
In the fourth pillar aspects of road users can know the condition of salvation with the data traffic offenses following:
a. Behavior Walking
Observation pedestrian behavior carried out in the CBD area of Palembang.

Judging from obedience pedestrians who do not follow the rules of 43% pedestrians ran when crossing, which does not run on the pavement by 23%, and do not cross in place of 26%. So as to minimize the risk of accidents need to be held by the socialization of safety for pedestrians in the intersection region in order to reduce the risk of accidents. From the analysis of pedestrian behavior in the area of Simpang Charitas Palembang, which is an area of the CBD, it was concluded that in the region occurred peak hour (peak hours), minute 15 to minute 45 that is equal to 27% of pedestrian crossing around the area at 7:45 pm so it was pretty solid on the region, in addition to the regional Central Bussiness District (CBD) also need to hold their special handling, made ​​pedestrians in case of an increase in the volume of pedestrians at any time - from structuring redesign the sidewalk until arrangements circulation of pedestrians passing as it can affect the volume of pedestrians in the area.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: