Kemudian,
Dapat dilihat dari penjabaran saya di atas bahwa materi cinta segita yang disajikan dalam The Choice tidaklah seberat biasanya. Saya lebih menekankan bahwa alur cerita yang digunakan cukup ringan dan santai. Meskipun pada bab-bab awal saya sempat dibuat bosan dengan ceritanya, namun perasaan itu langsung ditebus dengan balutan cerita yang menarik ketika mencapai adegan pendekatan Travis dengan Gabby. Sebenarnya yang mengganggu saya pada bab-bab awal tersebut adalah saya masih menebak-nebak kisah apa yang terdapat dalam novel ini. Kenapa saya sampai kehilangan arah saat membaca pembukaan novel? Jawabannya tak lain dan tak bukan karena sinopsis yang minim dan terlalu standar untuk menjadi sebuah abstraksi cerita.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
