g. Sistem Manajemen Keselamatan Angkutan UmumPengamatan Sistem Manajemen Keselamatan pada angkutan umum diperlukan untuk mengetahui kondisi terkait keselamatan objek angkutan umum yang diamati, kemudian dilakukan analisa berapa besar pemenuhan sistem manajemen keselamatanya. Pada penyusunan profil ini hanya ditampilkan contoh pengamatan SMK pada BRT Transmusi Kota Palembang.2. Pilar II Aspek Jalan BerkeselamatanDalam mengetahui kondisi aspek jalan dilakukan Laik Fungsi Jalan (LFJ), berikut ini hasil LFJ yang dilakukan pada 12 ruas jalan:
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
